Stay in touch
Subscribe to our RSS!
Oh c'mon
Bookmark us!
Have a question?
Get an answer!

Selamat Hari Ibu

Hari ini banyak sekali ucapan untuk para Ibu, Bunda, Mamah maupun Mimih baik ya.... Read More

Leonhard Euler

Tugas ini dibuat untuk memenuhi tugas terstruktur sejarah matematika di IAIN Syekh Nurjati Cirebon di semester.... Read More

Perjalanan Diri

Ini adalah perjalanan yang sungguh panjang kulewati dengan senyuman dan ketegaran kukira ini memang terkadang... Read More

Alat Peraga Lidege Traffic

Hmmm.... Semester 4 dulu di Jurusan Tarbiyah Matematika IAIN Syekh Nurjati, Ada pelajaran Geometri nich!! Bagaimana mengukur bangun ruang yang... Read More

IBM SPSS Statistics 19

Para sahabat Bluestocking semua pasti sudah mengenal tentang Ilmu statistik bukan??... Read More

Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan

Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu

0 komentar
Kisah Bunga Mawar dan Pohon Bambu


Di sebuah taman, terdapat taman bunga mawar yang sedang berbunga. Mawar-mawar itu mengeluarkan aroma yang sangat harum. Dengan warna-warni yang cantik, banyak orang yang berhenti untuk memuji sang mawar. Tidak sedikit pengunjung taman meluangkan waktu untuk berfoto di depan atau di samping taman mawar. Bunga mawar memang memiliki daya tarik yang menawan, semua orang suka mawar, itulah salah lambang cinta.
Sementara itu, di sisi lain taman, ada sekelompok pohon bambu yang tampak membosankan. Dari hari ke hari, bentuk pohon bambu yang begitu saja, tidak ada bunga yang mekar atau aroma wangi yang disukai banyak orang. Tidak ada orang yang memuji pohon bambu. Tidak ada orang yang mau berfoto di samping pohon bambu. Maka tak heran jika pohon bambu selalu cemburu saat melihat taman mawar dikerumuni banyak orang.
“Hai bunga mawar,” ujar sang bambu pada suatu hari. “Tahukah kau, aku selalu ingin sepertimu. Berbunga dengan indah, memiliki aroma yang harum, selalu dipuji cantik dan menjadi saksi cinta manusia yang indah,” lanjut sang bambu dengan nada sedih.
Mawar yang mendengar hal itu tersenyum, “Terima kasih atas pujian dan kejujuranmu, bambu,” ujarnya. “Tapi tahukah kau, aku sebenarnya iri denganmu,”
Sang bambu keheranan, dia tidak tahu apa yang membuat mawar iri dengannya. Tidak ada satupun bagian dari bambu yang lebih indah dari mawar. “Aneh sekali, mengapa kau iri denganku?”
“Tentu saja aku iri denganmu. Coba lihat, kau punya batang yang sangat kuat, saat badai datang, kau tetap bertahan, tidak goyah sedikitpun,” ujar sang mawar. “Sedangkan aku dan teman-temanku, kami sangat rapuh, kena angin sedikit saja, kelopak kami akan lepas, hidup kami sangat singkat,” tambah sang mawar dengan nada sedih.
Bambu baru sadar bahwa dia punya kekuatan. Kekuatan yang dia anggap biasa saja ternyata bisa mengagumkan di mata sang mawar. “Tapi mawar, kamu selalu dicari orang. Kamu selalu menjadi hiasan rumah yang cantik, atau menjadi hiasan rambut para gadis,”
Sang mawar kembali tersenyum, “Kamu benar bambu, aku sering dipakai sebagai hiasan dan dicari orang, tapi tahukah kamu, aku akan layu beberapa hari kemudian, tidak seperti kamu,”
Bambu kembali bingung, “Aku tidak mengerti,”
“Ah bambu..” ujar mawar sambil menggeleng, “Kamu tahu, manusia sering menggunakan dirimu sebagai alat untuk mengalirkan air. Kamu sangat berguna bagi tumbuhan yang lain. Dengan air yang mengalir pada tubuhmu, kamu menghidupkan banyak tanaman,” lanjut sang mawar. “Aku jadi heran, dengan manfaat sebesar itu, seharusnya kamu bahagia, bukan iri padaku,”
Bambu mengangguk, dia baru sadar bahwa selama ini, dia telah bermanfaat untuk tanaman lain. Walaupun pujian itu lebih sering ditujukan untuk mawar, sesungguhnya bambu juga memiliki manfaat yang tidak kalah dengan bunga cantik itu. Sejak percakapan dengan mawar, sang bambu tidak lagi merenungi nasibnya, dia senang mengetahui kekuatan dan manfaat yang bisa diberikan untuk makhluk lain.
Daripada menghabiskan tenaga dengan iri pada orang lain, lebih baik bersyukur atas kemampuan diri sendiri, apalagi jika berguna untuk orang lain.
Read More →

Ikatan Benang Merah

0 komentar
Ceritanya lagi numpukin catatan nich!
Tumpukinnya pake cerita bikinan sendiri aja deh.
Sejak SMP memang suka bikin cerita meski ceritanya kurang menarik. Tapi seneng, jika temen-temen waktu itu suka cerita yang Merry buat.
Tapi, yg namanya hobi tetap aja mengasyikan. ^_^
Impianku adalah menjadi penulis ( Mau novel, cerpen, cerbung, lagu, atau naskah cerita film/sinetron bahkan mau juga jadi sutradara) mudah-mudahan tercapai Amiin...
Langsung aja ke prolog yuk!
Setiap insan makhluk hidup pasti memiliki cinta, cinta itu pasti berasal dari hati. Hati itu berada di dimensi lain dan terkunci dari dalam. Perasaan hati itu tidak mudah di ungkapan dengan kata-kata ataupun sikap. Kalian tau kenapa?
Karena setiap insan itu memiliki pandangan dan persepsi yang berebda-beda tentang suatu hal, bukan?
Saya mempunyai dua pepatah yang sudah cukup diketahui orang, dan dari dua pepatah itu saling berlawanan dengan arti cinta yang sesungguhnya. Dua pernyataan itu adalah sebagai berikut:
pertama: Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita, MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
kedua: Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia, jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar-benar mencintai. MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu. Itulah CINTA SEJATI.
dari kedua pepatah itu apa yang kalian pilih? Itu tergantung dari kalian, dengan alasan apapun. Disini, kalian bebas berekspresi. He. . . He. . .
Nah, selanjutnya saya akan membuat cerita pendek mengenai dua pepatah di atas. Tokoh pertama/perempuan adalah Meyrin dan tokoh lelaki adalah Ardhan. Mereka berdua sebenarnya memiliki ikatan benang merah (kalian tau kan tentang ikatan benang merah? Law mau d jelasin inbox ja deh. . . He)
Yang mau baca ceritanya, buka link ini aja ya. . .

My Story.....



Met membaca aja ya sahabat bluestoking....
Read More →

Pasti, Bersemi Kembali

0 komentar
Hhehe... jarang share nich akhir-akhir ini....
Masih harus adaptasi dengan perubahan, dan sedang memikirkan masa depan. Apa yang sebaiknya dilakukan? berharap mendapat pilihan yang baik sehingga membuat orang terdekat ikut bahagia. Share coretan kecil karya sendiri nieh....

Pasti Bersemi Kembali


hari yang sangat cerah, menyilaukan mataku
hujan tak kunjung hadir, musim kemaraukah ini?
1. . . 2. . . 3. . . 4. . .
empat kemarau sudah berlalu
dan mungkin lebih dari itu
semenjak kelingking kita menyatu
serta dengan polosnya mengulas senyum
tidak mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya
hingga akhirnya aku meninggalkanmu
dan kau pun meninggalkanku
terpisah, dengan alasan masing-masing
dan tidak pernah kita coba mencari jawabnya

ku kira, hal ini tidak bisa berubah
tapi, aku salah. . .
Ini telah berubah tanpa sepengetahuanku
meskipun aku ini pelupa
dalam hal ini, akulah yang selalu ingat

ku kira, aku menunggu hal yang pasti
tapi, aku salah . . .
Aku menunggu hal yang tak pasti

sejenak ku menunduk pelan
memetik tangkai bunga yang layu
akankah musim semi segera datang?
1. . . 2. . . 3. . .  Kupetik kelopak sayunya
kurindu tiga gadis sebayaku
mereka menetap jauh dari tempatku sekarang
sangat merindukannya, sungguh!

Ku kira, setiap tahun kita bisa bersama
tapi, aku salah. . .
Kita tidak selalu bersama
meski, banyak hal yang ingin aku ungkapkan
aku tidak bisa mengutarakannya
tidak pernah mau melihatmu
berparas layu seperti bunga ini

ku kira, aku sangat kuat dan tegar
tapi, aku salah. . .
Aku tak sekuat dan setegar itu

mataku basah, aku menatap langit
1. . . 2. . . Burung terbang bebas di langit biru
langit yg pernah kita sukai bersama. . .
Tapi, tak ku duga kau mengatakan bahwa warnanya telah memudar
dan kau tak menyukainya lagi
ku kira, kau hanya bercanda
tapi, aku salah. . .
sejak awal, kau tak pernah menyukainya

kupalingkah arah pada pohon dekat tempat singgahku
satu persatu daunnya berguguran
berguguran demi bertahan hidup
jika itu aku, apa yang harus kugugurkan untuk bertahan hidup?

Dari satu memuju 4
14 hari lagi rupanya. . .
Aku selalu percaya, kau akan hadir di sana menyapaku hangat
tapi, aku salah besar
aku tak bisa melihat senyuman khasmu lagi. . .

Panas ini menyengat tubuhku. . .
Dan terdengar bising di sini
meskipun tetap ku coba melantunkan nyanyianku
“pasti, akan bersemi kembali”

tidak peduli, seberapa layunya bunga
ia akan mekar kembali
tidak peduli seberapa banyak daun yang jatuh
pohon itu akan lebat daunnya kembali
tidak peduli memudar tidaknya warna langit
langit tetaplah biru
tidak peduli berapa kali musim panas datang
musim semi pasti kembali

jadi, jangan terlalu mengkhawatirkanku
meski, aku sendiri yang sangat khawatir
tapi tak bisa ku tunjukan dengan mudahnya
walau begitu, ada seorang yang slalu tau keadaanmu
dan dia tidak akan meninggalkanmu sendiri

betapapun beratnya hari ini terasa
biarpun pedih di hati masih tersisa
meskipun sesulit apapun juga
selama rasa percaya masih ada di hati
percayalah bahwa akupun akan bersemi kembali 
seperti mawar putih yang sungguh menawan

Keep Smile Merry ^_^

Hayo.... siapa yang tau isi coretan ini. hehe.....
Read More →

Maaf dan Terimakasih untuk semuanya

0 komentar
Masih momen lebaran nich...
Minal Aidin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin ya sahabat bluestoking semua...
semoga kita semua kembali fitrah. Amiin..
Oh ya, iseng-iseng nich bikin puisi atau curhatan atau diary ya....?? hahaha gak jelas.....



Maaf dan Terimakasih untuk Semuanya

Hidup ini terus berjalan seperti aliran sungai yang tidak terhenti
Berputar sekian juta kali dalam siklusnya
Hidup ini terkadang terasa sangat cepat
Tapi pula terasa sangat lambat
Apakah kalian merasa demikian???

Meskipun aku belum menjadi seorang Ibu,
Sekarang aku merasa cukup tua untuk merangkai kata
Namun aku suka kata-kata yang terbiaskan makna
Untuk mencurahkan cerita yang tak pernah terungkap

Langit tetaplah sama...
Hanya saja ku tak tau berapa lama  ia sudah ada di atas kita                                          
Matahari dan bulan juga tetaplah sama....
Hanya saja aku tidak tau sudah berapakah kali mereka bergantian,
Menganti malam dan siang setiap hari sampai sekarang?
Bosankah mereka??? Aku tetap tidak tau

Angin hari ini begitu besar
Mengibas kerudungku yang cukup lebar
Aku tiba-tiba tergugah sedih dan tersadar
Sudah berapa lamakah perjalanan ini?
Apa aku sudah menjadi insan yang baik?
Atau menjadi insan yang sering mengeluh pada hal yang kecil?
Aku tidak bisa menilai diriku sendiri
Bahkan aku tidak bisa menilai orang lain

Aku sudah dewasa, dan sangat dewasa...
Itu hanya usiaku saja
Apakah sifatku sudah dewasa?? Aku belum yakin pasti
Sifatku masih saja kekanak-kanakkan

Ah..... bagiku semua tampak telah berubah
Aku yang berubah atau kalian yang berubah
Itu terlihat sama saja....
karena hari ini memang tak akan sama dengan kemarin kan??
Terkadang, aku sangat rindu kenangan lampau...
Tertawa bersama kalian
Menangis karena kalian
Menangis lalu dihibur kalian
Marah kepada kalian
Dijahili oleh kalian
Bahkan, mengalami duka bersamaan
Kita saling menguatkan dan juga saling melemahkan....

Kesal, marah, benci, dendam, kecewa, menyesal,
termanfaatkan, kesepian, diacuhkan, terbengkalai,
dilupakan, selalu membebaniku, merepotkan dan
membuatku sedih sampai menangis
atau bahkan hal yang tak baik saat kita bersama-sama
Itu membuatku rapuh sehingga berpikir untuk menghentikan perjalanan ini

Namun, Dibalik itu semua ada kisah yang menyenangkan
Tertawa, tersenyum, menghibur, diajak jalan-jalan, masak bersama, bermain bersama,
Diberi sesuatu yang disukai, kejutan yang menyenangkan, kebersamaan yang hangat,
Foto bersama dimanapun dan kapanpun,
Saling mendoakan satu sama lain, saling menghargai
Dan banyak hal yang sangat indah saat bersama kalian
Karena cinta tersebut yang membuatku terus berjalan sampai kini

Perjalanan ini sangat panjang
Suka dan duka bercampur disini
Terkadang khilaf dan dosa mewarnai
Begitu banyak salahku pada kalian semua
Yang tak bisa kuungkapkan satu persatu secara langsung
Karena keterbatasan yang telah kita miliki masing-masing
Serta ungkapan terimakasih telah memberi goresan kisah hari-hari
Perjalanan hidupku dari terlahir ke dunia sampai setua ini
Menjalani semua kisah yang tercecer begitu saja silih berganti

Apapun yang telah terjadi, aku bahagia
Itu adalah bumbu-bumbu dalam perjalanan kita
Apapun rasanya, kita telah melewati itu semua dengan cukup baik
Tidak sempurna, tapi karena dengan kalian
Mungkin itu sudah hampir mendekati kesempurnaan
Maaf dan terimakasih untuk semuanya....
Yang telah menjalani beberapa penggalan kisah bersamaku
Dari yang bernama Anah atau Merry
Keduanya sama, itu adalah diriku, penyuka bunga Mawar putih
Meskipun keduanya memiliki sifat yang berbeda dari sebuah Jiwa dan jasad
Jiwa dan jasad Maryanah Siti Aminah

Terakhir, aku ingin ungkapkan
Betapa diriku sangat menyayangi kalian
Meski terkadang aku merasa sedih akan sikap kalian
Yang tidak sesuai inginku dan mungkin kalian juga merasa demikian
Tapi, aku bahagia telah bersama kalian dalam kisahku
Apkah kalian juga merasa demikian?
aku harap juga begitu

Gomenasai dan Arigatou Minna-san..
Merry Hyuga Nakazawa
Berikanlah senyum kalian untukku, orang-orang yang kusayangi

Read More →

Bunga Latifah Anasih - Model Cilik

0 komentar
Hai.... Sahabat Bluestoking semua.....
Hmm... tadi pagi dua ponakan ku main ke rumah, yang paling besar umurnya 4 tahun namanya Bunga Latifah Anasih. termasuk anak aktif dan pintar. rambutnya sedikit keriting jadi membuatnya sangat lucu hehe... ditambah ia suka sekali action di depan kamera, sudah seperti artis cilik saja. hehe..
untungnya ketemu tante yang punya sifat fotografer yang hebat. jadi bisa di abadikan momen-momen gayanya yang cute/kawai banget.

gaya dua jari nempel di pelipis mata kanan. seet......!

Bergaya seperti sedang bernyanyi dengan sepenuh hati. heeeeeee...

senyum simpul bunga dengan di padu topi... 

gaya santai dengan tatapan tajam menghunus kamera. gkgkgk...

Nie kalau bunga lagi terheran-heran, merasa aneh.... atau melongo juga boleh. ^_^

Megang kedua pipi chubbynya.... maniesnya.

senyum setengah terpaksa dengan kacamata ungu, seolah acuh kamera nich...

Main boneka dengan muka polosnya di dekat gerbang besi

akting lagi mikirin masalah ini.

Foto ini cocok untuk iklan baju tidur anak-anak yang akan segera gosok gigi dan cuci muka dengan membawa peralatan di wadah plastik birunya....

Ini ekspresi dadahnya saat senja hari
Pas untuk iklan cermin dimana si anak terlihat cantik dan manis

Muka nantangin perhitungan matematika, soalnya si anak udah bawa kalkulator tuh,,,,,

Hmmmm..... Ada Video Lucunya juga loch.........


Ini saat si anak nyanyi lagu justin bieber, tapi nyolot nyanyinya ampe merem merem segala. hahaha..........


Read More →

Lee Jong Seok

Lee Jong Seok
Saranghae Emesayap.....^_^

Total Tayangan Halaman